|
Mahasiswa Demo Minta WH Diaktifkan |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 30 April 2010 19:00 |
|
Fri, Apr 30th 2010, 11:10
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Syariat Islam (AMPS), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Langsa, Kamis (29/4). Mereka mendesak Wali Kota melaksanakan penegakan syariat Islam oleh petugas Wilayatul HIsbah (WH), dan mempercepat proses pengusutan pelanggaran asusila yang dilakukan oleh oknum WH beberapa waktu lalu. SERAMBI/ZUBIR
LANGSA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Syariat Islam (AMPS), menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman kantor Wali Kota Langsa, Kamis (29/4). Selain mendesak Wali Kota mengaktifkan kembali Wihayatul Hisbah (WH) untuk melaksanakan tugasnya sebagai aparat penegak syariat Islam, mahasiswa juga meminta agar pihak penegak hukum mempercepat pengusutan pelanggaran asusila yang dilakukan oleh oknum WH.
|
|
Last Updated on Saturday, 01 May 2010 10:53 |
|
Read more...
|
|
|
KAMMI Desak Pemda Implementasikan Syariat Islam |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 30 April 2010 18:50 |
|
Sabtu, 17 April 2010 | 12:57
ACEH UTARA-Keresahan atas maraknya pelanggaran Syariat Islam (SI) seperti permainan judi buntut dan judi bola, serta berpakaian ketat bagi kaum perempuan, membuat sekelompok mahasiswa gerah. Imbasnya, Jum'at (16/4), mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa di kantor Bupati Aceh Utara dan kantor Walikota Lhokseumawe. "Kita minta penegakan Syariat Islam agar diimplementasikan secara nyata, jangan hanya sekadar wacana,"kata Ketua Umum KAMMI Komisariat Aceh Utara, Desria Mayang Sari.
|
|
Last Updated on Saturday, 01 May 2010 10:55 |
|
Read more...
|
|
KAMMI Gelar Sosialisi Penyakit Kewanitaan |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 30 April 2010 18:49 |
|
Sun, Apr 25th 2010, 10:38
Seorang pembicara dari Puskesmas Baktya, Aceh Utara sedang mensosialisasikan penyakit kewanitaan kepada siswi SMAN 3 Putra Bangsa Lhoksukon, Aceh Utara. Jumat (23/4). SERAMBI/JAFARUDDIN
LHOKSUKON - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aceh Utara menggelar sosisalisasi penyakit kewanitaan kepada siswi SMAN-3 Putra Bangsa Lhoksukon, Aceh Utara. Kegiatan yang berlangsung di SMA setempat, Jumat (23/4), bertujuan memberi informasi yang tepat kepada siswi seputar penyakit kewanitaan.
Panitia kegiatan, Saifuddin kepada Sabtu (24/3) menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan pihaknya agar kaum perempuan, terutama kalangan siswa SMA mendapatkan informasi akurat tentang kesehatan, khususnya kesehatan kewanitaan. Karena selama ini wanita sering terjebak dengan iklan-iklan yang menyesatkan serta banyaknya mitos-mitos yang salah seputar kesehatan kewanitaan.
|
|
Last Updated on Saturday, 01 May 2010 10:59 |
|
Read more...
|
|
Minta Syariat Islam Dilaksanakan Serius ,KAMMI Demo Kantor Bupati dan Wali Kota |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 30 April 2010 18:42 |
|
Sat, Apr 17th 2010, 09:37
LHOKSEUMAWE - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Utara dan Lhokseumawe, Jumat (16/4) berujuk rasa ke kantor Bupati Aceh Utara dan Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Mereka menuntut supaya penegakan syariat Islam didua kabupaten/kota itu dilaksanakan secara serius dan menyeluruh. Karena, mereka menilai selama ini pemko dan pemkab setempat tidak pernah memperhatikan hal tersebut. Amatan Serambi, sebelum melakukan aksi, mereka berkumpul di Lapangan Hiraq dan sekitar pukul 09.30 WIB mereka bergerak secara tertib dengan dikawal puluhan aparat Polres Lhokseumawe menuju kantor bupati. Mereka juga membawa sejumlah poster antara lain bertuliskan “penegakan syariat Islam harus benar dilaksanakan” dan “Wilayatul Hisbah (WH) harus dikembalikan ke Dinas Syariat Islam.”
|
|
Last Updated on Saturday, 01 May 2010 11:07 |
|
Read more...
|
|
Kinerja WH Dinilai Lemah, KAMMI Demo ke Kantor Satpol PP dan WH Aceh |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 30 April 2010 11:05 |
Sat, Apr 24th 2010, 10:15
Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi unjukrasa mendesak polisi Wilayathul Hisbah (WH) untuk menegakkan hukum Syariat Islam Aceh, di halaman Kantor Satpol PP Provinsi, Banda Aceh, Jumat (23/4). Selama tahun 2009 WH Aceh telah menangani 3.701 kasus pelanggaran Syariat Islam di Aceh, jumlah tersebut menurun dibanding tahun 2008 yang mencapai 16.000 kasus. SERAMBI/M ANSHAR
BANDA ACEH - Massa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Jumat (23/4) kemarin, menggelar demo di Kantor Satpol PP dan WH Aceh. Aksi itu dilakukan karena kinerja petugas WH makin lemah dalam mengawasi kasus-kasus pelanggaran syariat Islam di Aceh. Sehingga, penegakan syariat Islam secara kaffah di Aceh, dinilai makin jauh dari harapan. Ketua KAMMI Aceh, M Muaz Munauwar, dalam orasinya mengatakan, akhir-akhir ini makin banyak pelanggaran syariat Islam yang terjadi, dan terkesan dibiarkan oleh petugas. Misalnya, sebut Muaz, muda-mudi yang duduk di pinggir jalan dan bermesraan hingga pukul 24.00 WIB.
|
|
Last Updated on Saturday, 01 May 2010 11:05 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 3 |