M. Muaz Munawwar sedang memimpin aksi KAMMI AcehM. Muaz Munawwar, ketua KAMMI Aceh (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Aceh) periode kepengurusan 2009-2011. Bersamanya KAMMI terus melakukan pengawalan terhadap pemerintah khususnya pemerintah Aceh. KAMMI Aceh, tidak hanya berjuang sebagai parlemen jalanan, tetapi juga melakukan pencerdasan-pencerdasan politik bagi pemuda muslim di Aceh. Read more...
| SNMPTN |
|
|
| Written by Administrator |
| Sunday, 12 July 2009 11:14 |
|
Banda Aceh, 30 Juni 2008 Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan berlangsung sejak Tanggal 2 Juli 2008 sampai 3 Juli 2008 di seluruh Indonesia. Semua universitas negeri telah sepakat menyelenggarakan SNMPTN. Pendaftaran SNMPTN dimulai dari tanggal 16 Juni 2008 dan telah ditutup sejak kemarin 27 Juni 2008.(Serambi, 14 Mei 2008). Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Aceh berharap SNMPTN akan berjalan semulus yang direncanakan. Berbagai kecurangan yang terjadi tahun-tahun sebelumnya hendaknya tidak terjadi lagi di tahun ini. Dalam pelaksanaan SPMB terdapat banyak kecurangan seperti menyogok civitas akademika dan menggunakan “gacok”. Kecurangan yang sama pada saat Ujian Akhir Nasional SMA kemungkinan besar terjadi lagi pada SNMPTN kali ini. Rutinitas kecurangan yang tidak sehat ini disebabkan oleh banyaknya peminat masyarakat untuk kuliah di perguruan tinggi negeri baik di dalam maupun diluar Aceh. Hal ini menyebabkan merka menghalalkan segala cara untuk dapat lulus di perguruan tinggi negeri. Kecurangan ini dapat merusak generasi muda penerus bangsa. KAMMI menghimbau kepada peserta SNMPTN agar dapat bersaing secara sehat dan jujur. Dan kepada civitas akademika dapat menjalankan tugasnya secara transparan dan adil. Dan kepada rektorat agar dapat menindak peserta dan civitas akademika yang melakuakan kecurangan tersebut. Bila praktik kecurangan ini terus dibiarkan maka peserta yang seharusnya berhak lulus dan berpotensial tersingkirkan dari pendidikan layak. Generasi penerus pemimpin bangsa diamputasi dengan persaingan yang tidak fair. Tidak hanya itu, KAMMI juga menghimbau kepada rektorat dan panitia pelaksana SNMPTN serta kepala sekolah SMA dan SMP agar dapat mengetes penggunaan narkoba pada peserta yang nantinya lulus secara benar dan teliti. Dan tidak mengluluskan mereka yang positif pengguna narkoba agar mereka dapat di sembuhkan atau di rehabilitasi-kan terlebih dahulu. Hal ini unutk menjaga beredarnya dan bertambahnya pemekai narkoba di kampus dan dapat merusak generasi penerus bangsa dan mengganggu kegiatan akademik sekitarnya. Demikianlah himbauan dari kami, semoga peserta SNMPTN dan civitas akademika dapat memikirkan dan melakukan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan Aceh ke depan. Yang benar itu datangnya dari Allah sedangkan yang salah itu datangnya dari kami sendiri. |




