M. Muaz Munawwar sedang memimpin aksi KAMMI AcehM. Muaz Munawwar, ketua KAMMI Aceh (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Aceh) periode kepengurusan 2009-2011. Bersamanya KAMMI terus melakukan pengawalan terhadap pemerintah khususnya pemerintah Aceh. KAMMI Aceh, tidak hanya berjuang sebagai parlemen jalanan, tetapi juga melakukan pencerdasan-pencerdasan politik bagi pemuda muslim di Aceh. Read more...
| Perayaan Kelulusan Sekolah |
|
|
| Written by Administrator |
| Sunday, 12 July 2009 11:13 |
|
Banda Aceh, 25 April 2008 Ujian Nasional (UN) telah berlangsung sejak Selasa Tanggal 22 April 2008 sampai 24 April 2008 (kemarin) di seluruh Aceh. UN tidak berjalan semulus yang direncanakan. Berbagai insiden mewarnai pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat. Berawal dari naskah soal kurang, lembar jawaban robek (Serambi, 23 april 2008), guru memberikan jawaban kepada siswa serta guru mengajarkan mencontek/melihat jawaban kepada siswa (hasil wawancara salah satu siswa SMA di Banda Aceh). Semua hal dilakukan siswa dan guru agar peserta UN lulus. Sehingga kelulusan siswa menjadi tanggung jawab seorang Guru juga. UN telah berakhir sejak kemarin. Namun, tidak berarti aktivitas siswa juga berakhir. Pengumuman hasil UN menjadi hari-hari yang dinantikan terlalu lama. Bagi siswa yang tidak lulus hanya dapat menangis seketika. Namun bagi siswa yang lulus akan merayakan kelulusannya dengan berbagai rutinitas seperti menyoret-nyoret baju mereka, pertanda mereka lulus. Rutinitas mencoret baju bukan berarti rutinitas yang bagus dan patut diikuti siswa. Mencoret baju seragam hanyalah perbuatan yang mubazir dan sia-sia. Baju yang masih dapat digunakan orang lain dalam hitungan detik menjadi pakaian seragam yang tidak layak digunakan lagi. Seragam tersebut hanya pantas menjadi sebuah kain pembersih (lap). Padahal baju tersebut dapat di pakai oleh adik kelasnya atau orang lainnya yang membutuhkan. Baju seragam tersebut dapat disumbangkan. Guru atau sekolah dapat menjadi fasilitator pengumpul seragam bekas siswa lulus untuk disumbangkan kepada yang lainnya. KAMMI menghimbau kepada siswa-siswi SMA dan sederajat untuk tidak mengotori baju seragam atau mencoret-coret seragam pada hari kelulusan,sehingga seragam tersebut dapat berguna bagi siswa-siswi yang membutuhkan. Demikianlah himbauan dari kami, semoga siswa-siswi dapat memikirkan dan melakukan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan Aceh ke depan. Yang benar itu datangnya dari Allah sedangkan yang salah itu datangnya dari kami sendiri. |




