Monday 06th of September 2010

news blog logo
news menu leftnews menu right
top news photography M. Muaz Munawwar sedang memimpin aksi KAMMI Aceh

M. Muaz Munawwar, ketua KAMMI Aceh (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Aceh) periode kepengurusan 2009-2011. Bersamanya KAMMI terus melakukan pengawalan terhadap pemerintah khususnya pemerintah Aceh. KAMMI Aceh, tidak hanya berjuang sebagai parlemen jalanan, tetapi juga melakukan pencerdasan-pencerdasan politik bagi pemuda muslim di Aceh. Read more...
Home PERS RELEASE Pers Release “BRR Kebakaran Jenggot”
“BRR Kebakaran Jenggot” Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 12 July 2009 11:11


Banda Aceh, 28 April 2008

Tidak bosan-bosannya KAMMI mengkritisi BRR, sebuah lembaga yang tidak berpihak kepada rakyat Aceh. Lembaga yang di bawahi langsung oleh presiden ini lagi- lagi menzalimi rakyat aceh dengan memilih perusahaan yang tidak bertanggung jawab dari luar Aceh untuk menyelesaikan rumah-rumah korban Tsunami di Aceh.

BRR kali ini mengalami musibah besar. Mereka kebakaran jenggot yang tidak bias dipadamkan apinya. Tiga perusahaan luar Aceh yang diberikan pekerjaan membangun 799 rumah bagi korban tsunami senilai Rp. 60,555 miliar di Aceh Singkil dan Aceh Jaya tidak menyelesaikan amanahnya bahkan lari meninggalkan Aceh begitu saja(serambi,28 april 2008).

Kesalahan BRR terungkap lagi. Proyek pembngunan rumah diberikan kepada perusahaan luar Aceh yang tidak cinta kepada Orang Aceh. Padahal kontraktor aceh atau local juga banyak yang bias bertangguang jawab dan lebih mencintai negeri Aceh. Kali ini BRR tidak dapat menutup mata lagi, orang-orang di luar sana banyak yang mengincar proyek miliaran di Aceh. BRR sebuah lembaga  yang nasional ternyata dapat tertipu dengan gampang. Proyek yang ditawarkan BRR laris manis bagaikan pisang goreng  di luar Aceh.

BRR yang ceroboh, Rakyat aceh kembali kena getahnya. rakyat aceh singkil dan Aceh jaya belum dapat menikmati rumah sebagai tempat tinggalnya. Kasus ini harus diusut tuntas. Deputi perumahan BRR NAD dan Nias serta Panitia Tender harus juga diperiksa. Siapa akan ertanggung jawab dengan kasus ini? Jangan sampai rakyat Aceh singkil dan aceh jaya tidak akan mendapatkan rumah disebabkan kasus ini.

KAMMI menghimbau sementara kasus ini di usut tuntas, rumah rakyat juga harus selesai dalam waktu dekat. BRR harus menjadi lembaga yang bertanggumg jawab terhadap proses penyelesaian rumah rakyat. Jangan sampai BBR tidak bertanggung jawab dan lari Ke Luar Negeri.

Demikianlah himbauan dari kami, semoga BRR dapat memikirkan dan melakukan yang terbaik untuk rakyat Aceh ke depan. Yang benar itu datangnya dari Allah sedangkan yang salah itu datangnya dari kami sendiri.

 



Powered by Joomla!. Designed by: oscommerce hosting hosted email Valid XHTML and CSS.